Besar

“Berapa tahun kita gak ketemu?”
“Sepuluh?”
“Lebih,”
“Hehe.”
“Apa kabar, Sar?”
“Sar??? Jangan bilang kau lupa namaku!”
“Enggak, aku hapal nama lengkapmu di dalam kepalaku.”
“Trus kenapa manggilnya Sar?”
“Besar, hehe”
“Hah?”
“Aku tidak mungkin memanggilmu Kecil lagi dong, kan sekarang kamu sudah besar. .haha”
“Hhh. .”
“Kenapa? Masih takut jadi orang besar?”
“Masih ingat ya?”
“Masih. Ketakutan terbesarmu adalah jadi orang besar, iya kan?”
“Aku saja lupa.”
“Dari kecil kau selalu takut jadi dewasa.”
“Konyol.”
“Tapi kau benar, jadi orang besar, jadi dewasa itu sulit. Tak semenyenangkan anak kecil.”
“Jadi sekarang aku bukan Kecil lagi?”
“Sampai kapan mau tetap jadi Kecil?”

Tegal, 01.09.11

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s