Senja

Ini adalah sepertiga siang. Dua pertiganya lagi hilang entah ke mana. Orang bilang keindahan ini disebut senja. Lalu banyak sajak tercipta atas merah dan rona yang menggetar raya. Senja yang sempurna. Ketika raja siang dengan damainya tenggelam di lautan merah langit. Setelah semaksimal memapar hangat ke penjuru jagad. Orang bilang senja itu keindahan. Tapi aku selalu punya filosofi baru tentang senja. Matahari yang lelah menari itu adalah akhir dari keindahan. Juga akhir dengan keindahan. Jika tak ingin disebut kematian. (Tegal express: 16082013, 17.53)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s