Mendadak Berderai

Mata itu ajaib ya, bisa mengerjap-ngerjap dengan cepat. Juga, bisa meneteskan airnya tak kalah cepat. Bahkan tanpa sebab, kadang, sih. Lalu mengering sendiri, melihat lagi sesuai fungsi dan ah, bertahan dan berjalan lagi. Seperti biasa.

Wow, bicara apa aku ini?

Tidak tahu. Mungkin, sedang sedikit meracau.

Hm, bukan-bukan aku pakai bercerita saja, ya. Biar kesannya lebih stabil.

Tidak labil maksudnya?

 ***

Bloggy, menghafal itu susah, ya? Menghafal Alquran.

Akhir-akhir ini aku sedang banyak bertemu dengan artikel, buku, kutipan, atau tulisan dan lisan apasaja yang “bercerita” tentang serunya menghafal Alquran. Sementara aku hanya bisa menelan ludah. Aih, mau tahu gimana rasanya saat tetangga kecil samping rumah bertanya,

“Mbak, juz amma sudah hafal semua?” lalu aku menggeleng. Dan, mulut mungil menyebalkan itu mengurutkan surat-surat di juz 30, satu per satu.

“An-Naba hapal?”

Aku menggeleng.

“An-Naziat? Abasa?”

Hrrrgh! Rasanya pengen aku timpuk. Menyebalkan sekali anak kecil itu. Ingin aku acak-acak rambutnya. Gemas.

Tentu saja aku bohong, mana mungkin aku menimpuk anak kecil, Bloggy. Kau tahu, kan bagaimana aku sebegitu jatuh cintanya pada anak-anak polos itu? Hehe.

Kenapa aku malah menulis ini?

 ***

Tadi itu aku ingin bercerita, tiba-tiba saja aku teringat dengan satu surat dalam juz 30 yang sangat sulit aku hapal. Bukan sulit, sih, ini karena aku saja yang malas. Lalu iseng aku download murrotalnya dengan koneksi internet yang sangat lambat. Setelah itu, aku kembali pada deadline kantor yang tertinggal hahaha.

Aku juga berselancar ringan di dunia maya. Lalu menemukan tulisan pasangan muda yang menulis tentang cinta. Bahagia sekali, ya. Bikin iri. Wkwkwk.

Dan, sampai pada kata tertentu aku teringat pada seseorang. Seorang yang…

Lalu aku siap merapat pada pahatan pasangan-muda-yang-menulis-tentang-cinta-itu, mendadak headset di telingaku bersuara. Murrotal yang terlupakan itu selesai dan langsung mengalun merdu di telingaku!

Lalu tiba-tiba air mataku keluar tanpa komando. Lalu berhenti. Lalu biasa saja.

Ah, baiklah. Aku masih banyak deadline, Bloggy. Malam.

 

Kata maaf seringkali dilupakan orang.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s