Baru Tahun

Pagi, Langit. Apa yang kau rasakan sekarang? Senangkah?

Selamat mengawali tahun, Bloggy. Apakah kau turut menyalakan kembang api semalam?

Hm, saya sangat senang dengan kembang api, sejak dulu. Karena bagi saya kembang api adalah sebuah kemewahan dan kemeriahan yang tersaji di langit. Ketika mendengar letup suaranya, sontak saya akan keluar dan mendongak. Kemudian senang.

Namun, saya tidak suka membeli kembang api. Juga tidak suka jika ada teman saya yang membeli dan menyalakannya. Sayang uangnya. Hehe. Kalau ada yang bilang hidup saya dipenuhi paradoks, ia benar. Soal kembang api ini salah satunya. Ha ha ha.

Saya masih ingin bercerita tentang kembang api. Malam tahun baru biasa menjadi situasi yang membahagiakan karena saya bisa banyak melihat kembang api di langit. Meski paginya saya selalu mempertanyakan keadaan langit, sepertinya ia lelah dengan segala ramai dan perciknya.

Tapi tahun ini tidak, semalam saya bahkan hanya bertemu dengan kembang yang mengapi kecil sebelum jam 00.00. Padahal, di luar indekost sedang ramai para tangan yang siap menyulut kembang api. Saya memilih di dalam kamar dengan jendela tertutup. Sama sekali tak bernafsu mendongak langit. Lebih memilih melakukan aktivitas sehari-hari. Tidur pulas.

Besok paginya, saya menulis ini. Saya hanya merasa ada yang berubah dari hidup saya, entah dari sisi yang mana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s