Kepala ini harus terbiasa naik kopaja. Kaki ini juga harus membiasakan lompatnya. Juga hati, harus terbiasa berbesar melihat manusia dengan banyak sisi. Namanya juga Jakarta. Yah, begini adanya.

PS: barusan hampir jatuh pas turun dari kopaja. “Kalau turun kaki kiri dulu makanya,” kata Om Ilustrator di kantor -___-“

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s