Bisa Saja

Hai. Saya sedang di kopaja, menuju kantor. Lantas, apa istimewanya? Sangat istimewa karena ini adalah kali pertama saya bisa naik kopaja dengan sekali melambaikan tangan. Sebelum-sebelumnya, saya tidak cukup gesit untuk menyetop kopaja. Harus nelewatkan dua sampai empat kopaja dulu baru saya bisa naik. Hadeeh. Cupu sekali ya!
Sekarang bisa dong, yeay! Saya kembali ingat perkataan guru pramuka SMA saya, bahwa untuk menjadi bisa diperlukan waktu yang berbeda antara anak yang satu dan yang lain. Semua bisa melakukan apa yang diinginkannya, hanya kita tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mewujudkannya. Di situlah letak iman dan sabar.
Semoga kelak saya bisa jadi guru seperti beliau ya, yang perkataannya membekas di sanubari muridnya. Semoga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s