Biarkan Menangis

Hai,
Saya sedang merasa menjadi seorang anak kecil yang ingin terus menangis sepanjang hari karena tidak mengerti bagaimana mengungkapkan apa yang saya rasakan kepada orang dewasa.
Dulu, saya pernah berhadapan dengan seorang anak yang menangis tanpa sebab. Saya bertanya kenapa, dia tak menjawab. Saya tawarkan banyak hal, dia bersikap sama. Juga ketika saya mereka-reka beberapa kejadian buruk yang mungkin saja menimpanya. Anak kecil itu terus saja diam dan menangis tanpa memberikan sedikit pun penjelasan. Malah, sesekali merajuk menyebalkan dan membuat orang dewasa yang melihatnya semakin kesal.
Hari ini, sepertinya saya merasakan apa yang dirasakan anak kecil itu: Bukannya tidak mau bicara, melainkan tidak punya cukup kata untuk membahasakannya dengan bahasa orang dewasa. Bukankah orang dewasa seringkali menyebalkan?
Berpikir sistematis lah, harus logis lah, kudu efektif dan efisien lah, perencanaan, strategi, dan apa lah teman-temannya itu. Bukankah kita seringkali mengatakan kepada anak yang sedang menangis, “Kamu maunya apa? Ice cream, cokelat? Bilaang dong, biar aku tahu.” tapi kita tidak pernah memikirkan bagaimana sulitnya anak itu untuk mengatakan apa maunya.
Anak-anak memang hanya bisa menangis. Menangisi segala keterbatasannya untuk berhadapan dengan orang dewasa. Mendewasakan diri, belajar dari sekeliling, sampai akhirnya bisa mengatakan apa yang ia sebenarnya mau. Anak-anak menangis saat beradaptasi, saat menghadapi lingkungan baru, saat diperlakukan dengan cara yang tak biasa ia terima, saat tak bisa melakukan apa yang biasa ia lakukan.

Sementara orang dewasa, seringkali hanya ingin tahu jawaban pastinya saja.
Maka betapa ajaibnya anak-anak itu. Mereka selalu punya cara ajaib tentang bagaimana mereka bisa sedemikian berakselerasi untuk bisa memahami alam dimensi orang-orang dewasa di sekitarnya. Anak-anak hanya berharap, jangan pernah salahkan mereka jika ingin menangis. Itu saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s