Sisi Lain

Orang bilang, setiap manusia punya sisi lain yang tersembunyi. Hari ini, saya ingin bercerita tentang sisi lain dari diri saya yang sepertinya baru kali ini saya sadari. Ternyata, saya bisa juga teriak-teriak, walau sebentar. Sekarang saya bahkan heran, bagaimana mungkin saya tadi bisa bersikap seperti itu?

Karena perkara sepele, ditambah adik saya yang terus aja ngajak becanda. Alhasil, saya menata beberapa barang dengan bunyi berdetak keras, kemudian berteriak kencang. Saya ingin semua orang diam!

Well, semua beneran diam sih. Lebih tepatnya, kaget kali ya, saya yang imut ini bisa berteriak sekencang itu. Terus saya langsung aja ngadepin laptop sampai sekarang sambil sesenggukkan. Nyesek sekali rasanya, tapi kan saya gak mau nangis di depan orang. Aih, tapi yaudahlah, udah terlanjur. Asal kudu tetep keliatan keren aja pas ngusap tangisnya, kekeke.

Terus saya gak tahu, deh, mau kayak gimana setelah ini. Hm, mendadak pusingnya jadi ilang juga setelah teriak tadi. Mendingan saya ngerjain tugas kantor aja deh. Hikmahnya, jadi jadi tahu sisi lain dari diri saya yang imut ini, haha. Serem juga, yah 😦

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s