Ketika Tidak Ada yang Mengerti

Setiap manusia pasti inginnya dimengerti. Hanya saja, tidak setiap orang bisa langsung mengerti tanpa diberi pengertian terlebih dahulu. Sayangnya, butuh waktu dan kekuatan untuk sekadar memberi pengertian, iya kalau langsung mengerti. Jika tidak, harus diulang-ulang lagi. Saya paling malas kalau menghadapi situasi model begini. Saya ingin semua mengerti tanpa saya beri pengertian. Tentu saja itu bukan hal mudah. Kalau sudah begini, saya lebih memilih diam. Daripada salah.

Dan ketika tidak ada yang mengerti alih-alih sedang sangat ingin sekali dimengerti, saya pilih berdzikir sembunyi-sembunyi. Saya menyetrika sambil istighfar banyak-banyak. Gak tahu lagi harus gimana, yang jelas bakal aneh kalau seharian di kamar. Mending bergerak lah ya, sambil tetep inget Allah. Emang bener sih, kalau inget Allah, hati kita jadi tenang. Setidaknya, situasi (hati) sedikit lebih baik sekarang. Plus dapat bonus bahagia karena lemari rapi hihihi. Selamat beraktivitas, Bloggy 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s