Halololo

Halololo, Bloggy. Apa kabar?

Sampai sejauh ini, belum ada yang bisa menggantikan posisimu, lho. Saya bisa cerita ke Bloggy kapan saja saya mau. Sebanyak apa pun saya mau bicara. Yah, walaupun Bloggy akan tetap diam saja, tapi saya sudah cukup puas dan merasakan lega. Saya jadi berpikir, mungkin, ini kali ya yang disebut life without expectation. Kalau saya cerita sama manusia, tentu saya banyak berekspetasi. Banyak berharap. Berharap bisa segera direspon. Berharap menjadi fokus perhatian. Berharap yang lain dan lainnya. Harapan itu muncul karena adanya kesadaran bahwa manusia bisa melakukan itu semua. Berbeda ketika saya cerita sama Bloggy. Jelas saya tidak akan mengharapkan segala hal serupa tersebut, Bloggy tidak memiliki kapasitas untuk itu.

Hm, walaubagaimanapun, terlalu berharap memang bukan sesuatu yang baik, sih. Satu-satunya hal yang membuat kita kecewa adalah harapan. Tapi, tanpa harapan manusia tidak akan bisa hidup. Huft.

Hari ini, ada yang sesak di dada saya, tapi masih sulit saya ceritakan. Akan tetapi, saya punya kabar baik, hari ini saya sudah berhadapan dengan mesin jahit. Di tempat kursus, saya sudah mulai menjahit baju ukuran saya sendiri. Sudah 85% jadi hihihi. Semoga besok sudah bisa dipakai ya!

Advertisements

2 thoughts on “Halololo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s