Menjadi Baik

Merasa baik tidak selamanya karena semua sudah baik. Begitu pula ketika merasa buruk,  tidak selalu perasaan buruk muncul karena sesuatu yang buruk. Bahkan,  pada sekali waktu,  manusia bisa saja merasa begitu buruk atas kebahagiaan yang diterima saudaranya. Sesuatu yang tidak baik itu,  bukankah pernah terjadi di kehidupan kita?

Banyak orang yang hidup untuk mengejar kebahagiaan. Padahal kebahagiaan itu sejatinya akan otomatis hadir dari hati yang riang toh? Hati yang ikhlas,  yang tak punya banyak ingin.

Mungkin sudah kodrat kalau manusia itu tak pandai bersyukur.  Jadi apa-apa yang telah ada masih saja dirasa kurang. Anehnya, meski tahu tak akan pernah sempurna,  banyak manusia yang masih saja mengejar kesempurnaan. 

Memang yahh,  cara terbaik menikmati hidup ya dengan bersyukur. Setidaknya,  kita bisa menjadi baik meski tidak semuanya benar-benar baik.  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s