Egois

Semakin dewasa seseorang, semakin egoislah ia. Benar? Entahlah, tapi semakin menua, hipotesis tersebut semakin terasa kebenarannya.

Beberapa tahun lalu, sewaktu masih kuliah, dalam suatu kondisi tertentu saya pernah mengutarakan niat saya kepada salah seorang teman untuk curhat. Lalu, dengan santai teman saya yang gemar berfilsafat itu menjawab, “Aku gak punya banyak waktu deh kayaknya. Hm, sama…kata temen yang pernah curhat ke aku, dia bilang kalau aku gak enak buat dijadiin temen curhat.” C

Penolakan yang menjengkelkan, bukan? Saya pun mengernyitkan dahi. Begitu, ya?

Dulu, saya sempat berpikir bahwa teman saya itu cukup menyebalkan. Tapi, kalau dipikir-pikir, alasan dia logis juga sih. Yah, daripada mendengarkan cerita orang dengan setengah hati alih-alih mengorbankan kepentingan sendiri, mending jujur kan? Mungkin itu alasan kenapa orang dewasa rela membayar mahal psikolog untuk sekadar didengar.

Kalau zaman sekolah-kuliah saya masih akrab banget sama istilah curhat-curhatan, dunia pascasarjana saya terlepas jauh dari itu semua. Saya semakin tidak ingin tahu urusan orang seperti halnya saya tidak ingin orang lain mencampuri urusan saya. Dan semakin ke sini, saya merasa semakin egois.

Kalau dulu-dulu saya masih sebel melihat teman yang sok cuek dan sok mentingin kepentingannya sendiri, sekarang agaknya saya mulai menerima semua sikap itu sedikit demi sedikit. Bahkan, saya sendiri malah jadi seperti itu hahaha. Entahlah, tapi memang lebih seru melakukan semuanya sendiri sekarang-sekarang ini. Suka-suka, kalaupun harus bersama-sama, sudah gak seru kalau kerja bareng temen. Maybe, ini tanda kalau saya sudah butuh pendamping hidup, wkwkwkwk. Tapi si emak belum ngasih lampu hijau buat nikah tahun ini, hiks hiks. Padahal, kan, 2018 pengennya udah nerbitin novel dan jalan-jalan sama suami hihihi.

Btw, kenapa jadi curcol begini? Yayaya, tahu sendiri, kan, Bloggy? Umur-umur segini udah kagak punya temen curhat lagi! Ups, kayaknya kalau sama Bloggy saya bakal tetep hobi curhat deh walau udah jadi emak-emak hahaha. Baiklah, selamat bermalam Mingguuuuu 😀

Advertisements

2 thoughts on “Egois

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s