Bunga Tidur

Kamu kalau lagi capek dan banyak pikiran suka mimpi aneh gak sih, Bloggy? Hihihi.

Semalam, karena semua anggota rumah sedang ada urusan sendiri-sendiri, saya main ke rumah teman dan menunggu dijemput adik saya pulang di sana (lagi males di rumah sendirian). Kami banyak ngobrol tentang suka duka jadi petugas sensus, kisah nyebelin AADC, sampai cerita Hunger Games. Dan saya bete karena adik saya lama sekali datang.

Pulang-pulang, saya pun tidur.

***

Scene 1

Saya mimpi sedang liburan di tempat yang indah banget. Tempat itu hijau dan dikelilingi batu karang putih yang super cantik. Dan tempatnya ada di kota Tegal, wahahaha. Ceritanya di mimpi itu saya lagi jalan sama dua orang teman, yang satu laki-laki, yang satunya gak tahu jenis kelaminnya apa. Tapi saya sudah kenal dekat dengan mereka berdua. Lalu, saya pun minta difotoin buat upload di instagram hahaha.

Scene 2

(Kayaknya gak jadi ada adegan foto-foto deeh) Tiba-tiba saya mendengar percakapan dua teman saya itu. Isi percakapan itu adalah (ketawa dulu) kira-kira begini,

A : kamu terlihat lebih bahagia setelah kenal dia

B : iya (terus senyum-senyum sendiri)

Saya lupa si B (laki-laki) itu bicara apa, tapi intinya dia sudah jatuh hati gitu sama saya wkwkwkwk. Tapi, di situ saya merasa tak enak hati karena saya ceritanya sudah menjalin hubungan dengan orang lain. Terus saya jadi ingat judul novel “Cantik itu Luka”. Ceritanya saya udah kenal lama sama si laki-laki terus baru ketemu lagi. Jadi, seperti Rangga dan Cinta gitu hahahaha. Cinta kan udah punya tunangan. Kalau di sini, saya lebih memilih tunangan saya daripada Ranggaa hahahahhahaha.

Scene 3

Kami bertiga jalan-jalan lagi dan memutuskan untuk main flying fox. Teman saya yang satu takut, tp saya sangat bersemangat.

Scene 4

(Gak ada adegan main flying fox jugak hahaha) Tiba-tiba saya ada di suatu runagan yang banyak orang terus saya dipanggil penguasa keluar pintu. Terus dibalik jendela saya minta tolong sama orang yang saya suka kali ya, orang itu duduk di sebelah laki-laki yang saya ceritakan tadi. Terus suasananya jadi haru sedih gimana gitu, ya gimana ya saya gak suka sama laki-laki itu sih, ceritanya.

Scene 5

Saya dan orang entah siapa lari-lari dikejar musuh. Jauuuuh bangeeet. Sampai hampir di ujung gerbang, saya bilang “Kita harus keluar dari dunia sihir ini.” hahahha. Lalu, orang yang pergi sama saya itu bingung, pasalnya dia sudah sangat menyatu dengan dunia penyihir. (berasa di film Harry Potter). Gak tahu jawabannya apa, tapi kami terus lari. Sampai pada batas tertentu, kami gak bisa lari lagi. Karena dunia kami terbatasi dinding mirip langit (mirip langitnya Truman Show atau dinding film Hunger Games atau Allegiant deeh)

Scene 6

Saya bangun dan mendapat kabar bahwa tetangga saya meninggal karena kesetrum. Saya pun segera baca doa bangun tidur.

NB: kamu baca sampai selesai, Bloggy? Niat banget, wkwkwk ^^v

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s