Denting

Dibalik kain baliho kumuh yang membentang di antara tiang kayu

Terdengar denting berdenting

Semacam bunyi es batu yang terjun menyentuh dasar gelas

Kemudian disusul gemericik air teh yang mengucur merdu di telinga

Ada pula denting sendok dan garpu yang bertemu

Juga gemeletak piring yang menyentuh bibir meja kayu

Lalu terdengar sendawa keras entah dari mana

Di situ hanya ada baliho lebar yang membesar, membuat segala yang di dalam tak kelihatan

Terlihat pula banyak motor mewah berjajar

Kira-kira begitulah kisah denting-denting di hari siang

bulan Ramadan…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s