Terima kasih, Ibu

“Kenapa, Ci?” tanya seorang teman saat melihat ekspresi saya setelah membaca sms dari ibu.

“Jadi kemarin aku bilang pengen makan kepiting, terus ini ibu sms katanya habis beli rajungan, tanya mau dimasak apa. Apa ya? Seumur-umur belum pernah, nih, masak rajungan, aku. Bingung, nih.”

“Wiih, baik banget ibunya.”

Kadang, kita suka gak sadar tentang kebaikan ibu kita sendiri. Kadang pula, orang lain jauh lebih bisa menilai bagaimana baiknya orang tua kita daripada diri kita sendiri.

Sebenarnya, kasih sayang seorang ibu dapat dengan mudah ditemukan dari hal-hal sederhana di rumah. Seperti memasak makanan kesukaan kita atau membelikan buah yang sedang kita ingin makan. Mungkin, ibu tidak pernah bertanya apa makanan kesukaan kita, tapi ibu bisa dengan mudah menangkapnya.

Bahkan, detail-detail kecil seperti tidak terlalu suka bawang merah, selera asin yang berbeda dari yang lain, atau cara makan yang unik, ibulah yang seringkali tahu lebih dulu. Ajaib, memang.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s