Halusinasi

Apa yang ada di pikiran kalian tentang halusinasi?

Halusinasi selalu memiliki ruang tersendiri yang tak akan pernah bisa menyatu dengan dunia nyata kita. Berhadapan dengan orang yang sedang berhalusinasi tentu akan menimbukan kemarahan yang amat luar biasa karena manusia normal tidak akan pernah bisa menyatu dengan alam pikiran mereka.

Jika penderita halusinasi mempercayai bisikan yang muncul di kepalanya, yang mengatakan bahwa Anda adalah orang jahat, misalnya, kemudian ia menanyakan kenapa Anda melakukan kejahatan. Tentu Anda akan marah karena merasa difitnah dan dituduh yang bukan-bukan. Itu wajar.

Tapi bagaimana dengan si pengidap halusinasi tersebut? Bisakah Anda bayangkan apa yang ada di kepalanya? Mungkin, rasanya seperti memasuki dunia yang jelas-jelas berbeda. Ketika Anda marah atau berteriak keras bahwa apa yang dikatakannya salah, dia sudah berada di segmen halusinasi yang lain, yang ketika ia munculkan di dunia nyata, jelas akan lebih membuat Anda bingung sebingung-bingungnya.

Reaksi yang Anda munculkan, entah itu marah-marah, menangis, atau sampai pingsan sekali pun, sama sekali tak akan memunculkan empati si halusinasier. Dia akan tetap ada di dunia halusinasinya dan berputar-putar dengan alur cerita yang disambung-sambung oleh saraf-saraf yang menyangkut tak semestinya.

Lantas, apa yang bisa dilakukan? Saya juga tidak tahu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s