Es Cokelat

Kadang, saya merasa butuh meminum segelas es cokelat ketika suasana hati sedang runyam. Pergi sendiri. Bicara sendiri. Kemudian menikmati sensasi manis yang juga seorang diri. Dibandingkan teh ataupun kopi, saya lebih menyenangi cokelat. Mungkin karena cokelat itu pekat. Sedang saya seringkali melindung penat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s