Sop Bakso Dadakan

Terkisah di sebuah Minggu pagi saya mendadak punya kekuatan untuk mencuci tumpukan cucian yang sudah seminggu tak dicuci. Dengan bekal segelas susu kambing, saya kerahkan segenap tenaga untuk membersihkan segala duli yang menempel pada pakaian-pakaian saya itu. Lantas, pada bilasan terakhir, tubuh mendadak limbung karena lapar dan lelah.

Tepat pada saat hendak meneguk segelas air, datangnya tukang jamu langganan yang juga menjual bakso–tukang jamu dan tukang bakso kan emang pasangan serasi kan. Saya pun membeli satu plastik baksonya seharga Rp3.000,00 isi 9 bakso kecil.

Lalu dengan serta merta saya menuju dapur dan menyapa cobek tersenyum manis di samping wadah bumbu-bumbu. Jadilah begitu. Semua terjadi begitu saja seperti tanpa saya sadari. Saya kuliti dua siung bawang putih dan dua siung bawang merah. Saya haluskan bawang putih dan merica alih-alih bawang merah saya rajang dengan cepat. Dan hap hap hap, saya tumis bawang merah dan bumbu halus tadi sampai harum. Masukan air, garam, dan royco.

Sambil menunggu air mendidih, saya iris bakso agar berbentuk bunga. Sekalian memasukkan tahu goreng sisa semalam. Dan WOW, bakso dadakan saya jadi dengan syahdunya. Dudududu.

Selamat sarapan, ayo lanjut mengunjungi jemuran! 😀

bakso

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s