Meng-hire Karyawan

Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan jika akan meng-hire karyawan

1. Berikan instruksi sejelas mungkin. Meskipun karyawan terlihat sudah berpengalaman, instruksi yang jelas tetap harus diberikan. Walau bagaimanapun, pengalaman setiap orang tidaklah sama jadi jangan sampai dia bekerja berdasar atas pengalamannya dengan orang lain. Apa yang kita mau harus jelas disebutkan di awal

2. Beri contoh! 

Ini penting. Segala kalimat imperatif yang telah diucapkan dengan jelas harus disertai contoh. Kenapa? Karena interpretasi setiap orang tentang suatu hal bisa saja bebeda. Dalam memberikan perintah, seringkali muncul aneka kata sifat yang terkesan mudah dipahami. Namun, sejatinya hal sekecil apa pun tetaplah butuh contoh.

Misalnya, ketika kita bilang “rapi” dan tidak memperlihatkan standar kerapian kita lalu “rapi” versi karyawan ternyata tak memuaskan, kita juga harus introspeksi. Samakan frekuensi dan kenali karyawan lebih dalam lagi.

3. Mengenali karakter karyawan

Ini juga tak kalah penting. Tanpa mengenal karyawan dengan baik kita tidak bisa mengenali potensi yang dimilikinya. Setiap karyawan pasti memiliki karakter yang berbeda-beda. Karakter yang berbeda-beda membutuhkan perlakuan yang berbeda pula, termasuk cara memberi perintah. Cara memerintah karyawan A tidak sama dengan karyawan B jika kita ingin hasil kerja mereka maksimal.

Namun, jika terlanjur menyebalkan, tinggal pecat saja lalu cari karyawan baru yang mengerti kita. Sepertinya itu terlihat simple. Hahahay

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s