Dimasak Apa?

Alkisah pada suatu siang di bulan ramadan, saya tidur dengan nyenyak kemudian sayup-sayup terdengar suara emak memberi perintah. Saya menjawab iya saja alih-alih hanya dengar kata “layah” “digangsa” “sambal goreng” “kentang” “bakso”. Tak berapa lama, emak pun pergi.

Setengah jam kemudian begitu saya terbangun, saya lihat ada ulegan bumbu di cobek (layah), tahu yang baru diiris sebagian, kentang yang udah digoreng, bakso, lombok kukus, irisan bawang merah dan bawang putih, kacang goreng, sama tauge dan tempe mentah yang belum diapa-apakan. Oh, ada mentimun juga. Ini tadi emak nyuruh saya ngapain yaaa? >,<

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s